Memiliki usaha Beresiko tapi tidak memiliki Usaha lebih Beresiko
Franchise terpercaya, Lebih dari 200 Cabang di seluruh indonesia

Kamis, 09 September 2010

TUJUAN DAN MANFAAT PUASA

Tujuan ibadah puasa adalah untuk menahan nafsu dari berbagai syahwat, sehingga ia siap mencari sesuatu yang menjadi puncak kebahagiaannya; menerima sesuatu yang menyucikannya, yang di dalamnya terdapat kehidupannya yang abadi, mematahkan permusuhan nafsu terhadap lapar dan dahaga serta mengingatkannya dengan keadaan orang-orang yang menderita kelaparan di antara orang-orang miskin; menyempitkan jalan setan pada diri hamba dengan menyempitkan jalan aliran makanan dan minuman; puasa adalah untuk Tuhan semesta alam, tidak seperti amalan-amalan yang lain, ia berarti meninggalkan segala yang dicintai karena kecintaannya kepada Allah Ta 'ala; ia merupakan rahasia antara hamba dengan Tuhannya, sebab para hamba mungkin bisa diketahui bahwa ia meninggalkan hai-hal yang membatalkan puasa secara nyata, tetapi keberadaan dia meninggalkan hal-hal tersebut karena Sembahannya, maka tak seorangpun manusiayang mengetahuinya, dan itulah hakikat puasa.  
Puasa memiliki beberapa manfaat, ditinjau dari segi kejiwaan, sosial dan kesehatan, di antaranya:
  • Beberapa manfaat, puasa secara kejiwaan adalah puasa membiasakan kesabaran, menguatkan kemauan, mengajari dan membantu bagaimana menguasai diri, serta mewujudkan dan membentuk ketaqwaan yang kokoh dalam diri, yang ini merupakan hikmah puasa yang paling utama.
Firman Allah Ta 'ala :

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. " (Al-Baqarah: 183)

Catatan Penting :

Dalam kesempatan ini, kami mengingatkan kepada para saudaraku kaum muslimin yang suka merokok. Sesungguhnya dengan cara berpuasa mereka bisa meninggalkan kebiasaan merokok yang mereka sendiri percaya tentang bahayanya terhadap jiwa, tubuh, agama dan masyarakat, karena rokok termasuk jenis keburukan yang diharamkan dengan nash Al-Qur'anul Karim. Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih balk. Hendaknya mereka tidak berpuasa (menahan diri) dari sesuatu yang halal, kemudian berbuka dengan sesuatu yang haram, kami memohon ampun kepada Allah untuk kami dan untuk mereka.

  • Termasuk manfaat puasa secara sosial adalah membiasakan umat berlaku disiplin, bersatu, cinta keadilan dan persamaan, juga melahirkan perasaan kasih sayang dalam diri orang-orang beriman dan mendorong mereka berbuat kebajikan.
Sebagaimana ia juga menjaga masyarakat dari kejahatan dan kerusakan.
  • Sedang di antara manfaat puasa ditinjau dari segi kesehatan adalah membersihkan usus-usus, memperbaiki kerja pencernaan, membersihkan tubuh dari sisa-sisa dan endapan makanan, mengurangi kegemukan dan kelebihan lemak di perut.
  • Termasuk manfaat puasa adalah mematahkan nafsu. Karena berlebihan, balk dalam makan maupun minum serta menggauli isteri, bisa mendorong nafsu berbuat kejahatan, enggan mensyukuri nikmat serta mengakibatkan kelengahan.
  • Di antara manfaatnya juga adalah mengosongkan hati hanya untuk berfikir dan berdzikir. Sebaliknya, jika berbagai nafsu syahwat itu dituruti maka bisa mengeraskan dan membutakan hati, selanjutnya menghalangi hati untuk berdzikir dan berfikir, sehingga membuatnya lengah. Berbeda halnya jika perut kosong dari makanan dan minuman, akan menyebabkan hati bercahaya dan lunak, kekerasan hati sirna, untuk kemudian semata-mata dimanfaatkan untuk berdzikir dan berfikir.
  • Orang kaya menjadi tahu seberapa nikmat Allah atas dirinya. Allah mengaruniainya nikmat tak terhingga, pada saat yang sama banyak orang-orang miskin yang tak mendapatkan sisa-sisa makanan, minuman dan tidak pula menikah. Dengan terhalangnya dia dari menikmati hal-hal tersebut pada saat-saat tertentu, serta rasa berat yang ia hadapi karenanya. Keadaan itu akan mengingatkannya kepada orang-orang yang sama sekali tak dapat menikmatinya. Ini akan mengharuskannya mensyukuri nikmat Allah atas dirinya berupa serba kecukupan, juga akan menjadikannya berbelas kasih kepada saudaranya yang memerlukan, dan mendorongnya untuk membantu mereka.
  • Termasuk manfaat puasa adalah mempersempit jalan aliran darah yang merupakan jalan setan pada diri anak Adam. Karena setan masuk kepada anak Adam melalui jalan aliran darah. Dengan berpuasa, maka dia aman dari gangguan setan, kekuatan nafsu syahwat dan kemarahan. Karena itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjadikan puasa sebagai benteng untuk menghalangi nafsu syahwat nikah, sehingga beliau memerintah orang yang belum mampu menikah dengan berpuasa ( Lihat kitab Larhaa'iful Ma'aarif, oleh Ibnu Rajab, hlm. 163) sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Adakah manfaat puasa ditinjau dari segi ekonomi ?

Selasa, 27 Juli 2010

SISTIM USAHA

Sambutan positip dari pasar menginsfirasikan Bpk Namruddin DF untuk melebarkan sayap usaha, dengan payung CV. CintaUmiku, Bpk Namruddin merambah pasar dengan sistim Waralaba (Franchise), dengan Keunggulan Sistim kami :

Jumlah gerai Umiku Crepes, Burger dan Chicken lebih dari 120 cabang di seluruh Indonesia.
Untuk membuka gerai Umiku Crepes, burger dan chicken , para calon mitra bisnis cukup memiliki beberapa alternative tempat meletakan gerai untuk di survey’
Hanya dengan Investasi Rp 6,5 – 15 Juta, mitra bisnis sudah menjadi bagian dari Umiku Crepes , Burger dan Chicken dengan beberapa pasilitas franchise yang di tawarkan berupa gerobak usaha dan peralatan produksinya, pelatihan/ training, supervisi dan bonus bahan baku starting usaha senilai Rp 200.000,-
Bersifat Ibadah karena menggunakan sistim Syari’ah.
Sistim usaha yang di terapkan adalah kemitraan dan kesetaraan.
Royalti Fee 0 %, di terapkan Infaq usaha 2,5 % dari total omzet perbulan untuk di serahkan kepada kaum dhu’afa.
Konsultasi Unlimitted, kapan saja jika menemui kesulitan/ permasalahan dalam usaha.
Mitra di perkenankan untuk menjual makanan/ minuman jenis lain selama bersifat mendukung usaha utama yaitu Crepes, Burger dan Fried Chicken  misalnya minuman dingin, jus, teh/ kopi dan lainnya, namun sebelumnya di komfirmasikan untuk di beri masukan.
Mendapat Bonus Pelatihan : Kremez Ubi Merah, Bubur Aneka Rasa, Roti Unyil, Mie Ayam
Dukungan sistim manajerial berupa SOP (Standatadrt Operational Procedur) dengan menerapkan sistim SAFT (Shidiq, Amanah, Fathonah dan Tabliqh) menjadikan jaminan kualitas produk Umiku Crepes, Burger dan Chicken tetap terjaga.
Untuk Cabang utama di beri kewenangan untuk memproduksi atau memesan bahan baku usaha kepada pusat untuk di distribusikan kepada cabang di bawahnya, mempersiapkan persiapan cabang berupa (Gerobak, peralatan dan training) bagi cabang baru di bawahnya.
Adanya kerjasama CV. Cintaumiku dengan Institut Kemandirian (IK) Dompet Dhu’afa Republika menjadikan para mitra 
Mendapat Pelatihan Enterpreuner di Institut Kemandirian (IK) Dompet Dhuafa Republika
sudah otomatis menjadi anggota, yang mana saat ini Institut Kemandirian (IK) Dompet Dhu’afa Republika memiliki lebih dari 2.000 alumni yang sampai saat ini aktif mengadakan pertemuan . Didalam pertemuan itu ada sharring antar anggota IK, yang mana para mitra dapat berdiskusi dengan anggota lainnya, yang sekaligus dapat memetik pelajaran dari pengusaha anggota IK dari yang sukses, gagal dan jatuh bangun dalam aktifitas usahanya.

Mereka yang sukses adalah mereka yang siap berproses, dalam artian pasti pernah mengalami kegagalan, jatuh bangun , pencarian bentuk, baru tercapai kemapanan dalam usaha.

ESTIMASI
pemasukan :
Crepes
25 pcs x Rp 2.500 = Rp 62.500,-
Burger
15 pcs x Rp 6.000 = Rp 90.000,-
Hot Beef
5 pcs x Rp 6.000 = Rp 30.000,-
Sub total Rp 182.500,-/ hari
Rp 182.500,- x 30 hari = Rp 5.475.000,-
Pengeluaran
Gaji 1 orang pegawai : Rp 700.000,-
Sewa tempat : Rp 350.000,-
Ongkos Produksi : Rp 2.767.500,-
Total pengeluaran : Rp 3.817.000,-
Laba bersih
Rp 5.475.000 - Rp 3.817.000, =
Rp 1.657.500
Investasi akan kembali selama 6 bulan

Minggu, 25 Juli 2010

PROFILE PENDIRI

Profile Pendiri CV. Cinta Umiku
Nama : NAMRUDDIN DF
Alamat :
Jl. Inpres Raya, Gg Nangka No. 36, Rt 10/ Rw 01,Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati,, Jakarta Timur 13540.
Pendidikan terakhir :
Universitas Muhammadiyah Jakarta,
PengalamanOrganisasi :
Ketua Senat Universitas Muhammadiyah Jakarta, Angota YISC Al-Azhar, Alumni Institut Kemandirian (IK) Dompet Dhu’afa Republika angkatan 18

Franchise Syari’ah Umiku Crepes & Burger di dirikan tahun 2006 oleh Bapak NAMRUDDIN DF,
Dengan Misi :
Memberantas Pengangguran dengan menciptakan Lapangan kerja yang layak, menyediakan peluang usaha bagi masyarakat untuk memiliki bisnis Franchise dan membangun hubungan silaturrahmi.
Dengan Visi :
Sebaik-baiknya manusia , adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya.

Filosopi LOGO Umiku Crepes & Burger

Latar belakang berwarna hijau
melambangkan nuansa Islami usaha yang dalam pelaksanaannya menggunakan sistim syari’ah (Usaha sekaligus Beribadah).

Lingkaran merah putih
Lingkaran di artikan sebagai Sasaran panahan,
• Rosulullah pernah di Tanya oleh seorang shahabat, olah raga apa yang mesti di lakukan, Rosulullah menjawab, Memanah, memanah, memanah, tiga kali di katakana, baru berenang dan berkuda, karena memanah itu:
• Harus ada sasaran, dalam hal ini sasaran/ segmen pasar usaha yang di jalankan,
• Harus Fokus dan konsentrasi penuh perhitungan yang matang, dan harus sabar
Lingkaran di artikan sebagai roda yang berputar,
• lambing dinamis dalam melakukan usaha.
• Melambangkan kesiapan mental kita dalam melakukan usaha yang kadang di atas, terkadang di bawah, dalam artian rasa syukur kita dalam melakukan usaha.
Merah putih itu sendiri adalah
wujud dari kecintaan kepada Negara kita tercinta Republik Indonesia, dimana kita melakukan usaha,
Lambang dari cita-cita yang tinggi yaitu menguasai pasar usaha Franchise di Indonesia, yang terus di gelindingkan untuk menguasai dunia pasaran dunia. Dalam artian sifat usaha yang Rahmatan lil ‘alamin (Dakwah dalam bidang Ekonomi), memperkenalkan keunggulan sistim syari’ah kepada dunia.
Sasaran Usaha
Sasaran Franchise yang di kelola adalah orang-orang yang bermodal terbatas tapi punya keinginan berusaha, dan orang-orang yang punya modal tapi bingung mendistribusikannya.
EKR49R3EE72E

DAFTAR MENU

Daftar Menu

 No Daftar Menu Crepes Harga (Rupiah)
1 Mesis susu 3.000,-
2 Strawberry Susu 3.000,-
3 Pisang Mesis Susu 3.500,-
4 Pisang Strawberry Susu 3.500,-
5 Mesis Keju Susu 4.000,-
6 Pisang Mesis Strawberry Susu 4.000,-
7 Pisang Keju Susu 4.000,-
8 Pisang Mesis Keju Susu 4.500,-
9 Strawberry Mesis Keju Susu 4.500,-
10 Pisang Strawberry Keju Susu 4.500,-
11 Keju Spesial Susu 4.500,-
12 Selai Kacang Mesis Susu 4.500,-
13 Selai Kacang Keju Susu 5.000,-
14 Daging Spesial 6.000,-
No  Daftar Menu Burger Harga (Rupiah)
 1 Beff Burger6.000,-
 2 Chese Beff Burger8.000,-
3  Dauble Beff Burger7.500,-

FORMULIR PENDAFTARAN FRANCHISE


PELATIHAN

Assalamu 'Alaikum warahmatullohi wa Barokatuhu....

Mengingat banyaknya minat masyarakat didalam menghidupkan Usaha Mandiri, maka kami dari
CV.Cinta Umiku

Membuka Pendaftaran bagi calon Pengusaha kuliner
untuk bergabung dalam Pelatihan pengolahan Ayam Fried Chicken, Bubur Ayam dan Roti Unyil :

Hari /tgl : Sabtu dan Minggu, 16, 17 Januari 2010
Jam : 09.00 s/d selesai
Lokasi : Jl. Inpres Raya, Gg. Nangka, No. 36, Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur 13540

Materi :
1. Materi Eunteurpreuneur
2. Pelatihan Praktek Pengolahan Makanan
Peserta akan Mendapatkan Paket :
1. Buku Eunteurpreuneur
2. Terdaftar secara otomatis menjadi anggota IK ( Institut Kemandirian ) Dompet Dhuafa Republika

Biaya Pelatihan :
Semua Materi tersebut diatas beserta paket pelatihan lengkap
sebesar Rp 300.000,-
Catatan : Bonus Pelatihan Pembuatan Kremez Ubi Merah

Cara Pendaftaran :
1. Kirim SMS berisi Nama, Jenis Kelamin, Alamat rumah, No. Telp/ HP dan Email ke 081932128246, 081288364757, 02150425106, atau
2. Isi Formulir di bawah ini :

LOUNCHING SAFARI

Sekilas Safari Bpk Namruddin DF dan Istri (Owner CV Cinta Umiku)
Lounching cabang-cabang di daerah

Cabang BONTANG Kalimantan Timur



Saat Berada di Bangkalan Madura


Umiku di Bangkalan alun-alun, Madura cabang ke 34

Saat berada di Bukit Baruga Makasar
Umiku di Yayasan Hadji Kalla Perguruan Athirah
Bukit Baruga, Makasar



Mengontrol Perkembangan terkini cabang Umiku di Alfamidi Tebet


Cabang Umiku ke 35, Alfamidi Asem Baris Tebet, Jakarta Selatan

Saat di Samarinda


Umiku Bapak Boby (Owner cabang 42)
Jl. Suwandi, Samarinda, Kaltim
&
Ibu Dian (Owner Cabang 39)
Jl cendana, Samarinda, Kaltim


Kembali meninjau Pekan Baru Riau




Umiku di Palembang Cabang 43


Umiku Cabang 48 PGC Cililtan Jakarta Timur




Umiku Cabang di Kunciran, Ciledug-Tangerang


Umiku Cabang di Pasar Rumput, Jak-Sel



Cabang Umiku di SubMartRawajati
KaliBata Jakarta Selatan



Umiku Cabang Serang Banten





Umiku Cabang Rawa Sari

UMIKU DI RIAU-TV

CV.Cintaumiku Crepes & Burger memberikan kepuasan kepada konsumen

Liputan Dialog Umiku dengan Rtv (Riau TV)

CV.Cintaumiku mendapat kesempatan dari Rtv untuk dialog mengenai kewirausahaan,
dengan judul "Enterpreneur dan Bisnis Franchise di Kampus"
Umiku langsung dihadiri oleh Bpk. Namruddin DF
selaku pemilik Franchise CV Cintaumiku



Photobucket

Photobucket

UMIKU DI ABDUR-RAB

STEI (Sekolah Tinggi Ekonomi Isalam) AbdurRab Pekanbaru
memasukan Kewirausahaan menjadi Kurikulum
di Universitas AbdurRab


Photobucket





Photobucket





Photobucket


CV Cinta umiku
Jl. Infres Raya, Gg. Nangka No. 36, Kelurahan Tengah, Kecamatan keramat jati Jakarta Timur 13540
Bpk.Saugi : 021 50425106, 081932128246, 0812 88364757
cintaumiku@ymail.com atau cv.cintaumiku@gmail.com

PAKET FRANCHISE

Berikut ini adalah Paket Franchise Umiku :
Paket 3 in 1
(Burger, Crepes & Fried Chicken)
Rp 15.000.000,-




franchise,usaha,islami

Paket Ekslusive
Rp 12.500.000,-

Paket Mix
Rp 9.500.000,-



Paket Standart
Rp 7.000.000,-


cfhicken,burger
Paket Burger Chicken

Rp.9.500.000,-

fried chicken 
Paket Executive
Sakura Fried Chicken
Rp.10.000.000,-

catatan : Kompor dan selang regulator ada di dalam gerobak, sehingga terlihat lebih bersih dan rapih
Histori dengan Gerobak Kayu
CV Cinta umiku
Jl. Infres Raya, Gg, Nangka No. 36, Kelurahan Tengah, Kecamatan keramatjati-Jakarta Timur 13540
Bpk.Saugi : 021 50425106, 081932128246, 081284887535
cintaumiku@ymail.com atau cv.cintaumiku@gmail.com

KEGIATAN SOSIAL

Owner CV. Cinta Umiku ( Bapak Namruddin DF ) berkunjung ke setu gintung, selain mengunjungi korban bencana Setu gintung, juga bersilaturohmi ke Universitas Muhammadiyah Jakarta ( UMJ ), Karena Beliau juga mantan Ketua Senat tahun 1992 - 1993.


Pembangunan Pesantren
di Citayam, Depok yang dirintis CV.CintaUmiku

Yang dalam tarap pembangunan awal

di biayai dari 2,5 % Infaq Franchise

KEGIATAN LAIN UMIKU

Usaha pembuatan Kremes yang sedang di kembangkan


Anda berminat jadi agen kami........!!!
Hubungi kami segera
Pertemuan para anggota Institut Kemandirian (IK)
Dompet Dhu'afa Republika di Ragunan
dengan jumlah anggota lebih dari 1200 orang

KESIAPAN MENGHADAPI KEGAGALAN

Calon wirausahawan harus siap gagal. Fahamilah makna kegagalan. Tanpa faham filosofi itu, jangan berpikir mau mengambil jalan menjadi wirausaha. Alasannya, ada yang sukses dalam usahanya, ada yang belum berhasil. Pengusaha mengetahui bahwa ”kegagalan” bukan akhir permainan dan tidak boleh takut mengalaminya. menyadari dengan keberanian, bahwa bisa saja mengatasi sesuatu yang tidak mungkin untuk berhasil.
Menghadapi risiko, adalah gabungan kerja keras, kecerdikan, kehati-hatian, kecermatan membaca peluang dan kesiapan menghadapi kegagalan maupun keberhasilan. Happy ending adalah sebuah ikhtiar yang menghasilkan keberhasilan. Ini dicapai, tentu setelah melewati keberhasilan demi keberhasilan kecil, seperti keberhasilan menyingkirkan kesulitan dan bahaya. Proses ini dibangun dari kesungguhan melahirkan segenap potensi diri seorang wirausahawan. Dengan begitu, ia mengubah “kekalahan menjadi kemenangan”, sebuah proses yang kecil peluang pencapaiannya tanpa kesiapan mental menghadapi kegagalan. Kalau Anda termasuk yang tidak siap gagal, lebih baik jangan meniti jalan ini. Bahkan, mengimpikannya saja, jangan!
Setiap kegagalan adalah pelajaran yang mendorong pengusaha untuk mencoba pendekatan baru yang belum pernah dicoba sebelumnya. Bagi pengusaha sejati, “Berani Gagal” berarti “Berani Belajar”. Dengan gagal dan dengan belajar, pengusaha tumbuh menjadi orang yang lebih baik dan belajar bagaimana menciptakan kekayaan sejati. Walaupun pengusaha kehilangan kekayaan materi yang telah mereka peroleh, mereka tahu bagaimana menciptakan semua kekayaan itu lagi. Pelajarannya tidak pernah hilang. Sebaliknya, mereka yang tidak pernah mengalami perjalanan yang sulit dan menemukan kekayaan dengan mudah, tidak akan tahu bagaimana menciptakan kekayaan ketika mereka kehilangan. Dengan kata lain, mereka yang tidak gagal tak akan tahu kekayaan sejati. Dengan mengalaminya terlebih dahulu maka akan terasa betapa nikmatnya suatu keberhasilan.
Gemerlap materi, pada komunitas bahkan kehidupan sosial yang serba benda (materialistis), lebih banyak memperoleh penilaian tinggi. Sebaliknya, siapa pun mengalami kegagalan, sudah mendapat stempel sosial sebagai manusia yang kehilangan harga. The looser dunia usaha, sering menjadi figur yang menghadapi titik balik sikap sosial terhadapnya. Dulu, saat masih jaya, ia banyak rekan dan teman, setelah gagal dalam usahanya, hampir semua rekan yang dulu mendukungnya, menebar senyum ramahnya, bahkan mengajak bermitra, hilang sudah! Akibat cara pandang seperti ini, banyak wirausahawan yang traumatik terhadap kegagalan. Ini, “awal kematian” benih-benih kewirausahaan. Semua pihak harus mengubah sikapnya: doronglah masyarakat menjadi pihak yang turut membangun keberanian banyak orang untuk respek terhadap ikhtiar orang meraih keberhasilan dalam bisnis. Gagal atau keberhasilan, bukan menjadi satu-satunya alasan menghargai atau meremehkan wirausahawan. Tentu, sembari tetap mentransfer sikap-sikap arif, bahwa dalam setiap kegagalan selalu ada pelajaran berharga. Seorang bijak berkata,”sukses hanyalah pijakan terakhir dari tangga kegagalan.”
Yang Diperlukan Untuk Menghadapi Kegagalan
Ada banyak pembahasan tentang tips menghadapi kesuksesan. Billy P.S. Lim, motivator kelas dunia yang berbasis di Malaysia, pernah menanyakan kepada peserta trainingnya tentang satu masalah menarik. ”Mengapa orang akan tenggelam apabila jatuh ke dalam air?”
Berbagai jawaban diberikan tetapi yang paling sering ialah ”Dia tak dapat berenang.” Yang hadir heran, karena Lim menyalahkan jawaban itu. Yang hadir mengira, Lim bercanda. Untuk meyakinkan mereka, Lim memberi contoh kejadian orang tenggelam di air sedalam tiga inci. Akhirnya, ia memberitahu jawabannya, yang akan ia berikan kepada Anda sekarang. Kami kutip pendapat Lim: ”Orang tenggelam karena dia menetap disitu dan tidak menggerakkan dirinya ke tempat lain.”
Berapa kali orang jatuh tak jadi soal. Yang penting kemampuannya untuk bangkit kembali setiap kali jatuh. Dari penjelasan tersebut bisa kita ambil kesimpulan bahwa untuk menghadapi kagagalan adalah bangkit dan terus bangkit, bangkit setelah jatuh dan berusaha lagi untuk berjalan mencapai keberhasilan.
Bangkit Lagi, dan Berjuanglah!
Jangan ukur seseorang dengan menghitung berapa kali dia jatuh, ukurlah ia dengan beberapa kali dia sanggup bangkit kembali. Seseorang yang mampu bangkit kembali setelah jatuh, tidak akan putus asa dan berjuang keras untuk menggapai tujuan. Menyedihkan, mendengar bahwa banyak orang seperti mereka, setelah sekali dua kali gagal, memilih untuk menetap di situ dan akhirnya mati sebagai orang yang sebenar-benarnya gagal, tersungkur, dan tidak bangkit lagi.
Apakah kualitas diri kita akan membantu bangkit kembali setelah kita terjatuh? Kualitas diri sendiri adalah sesuatu yang mesti disebutkan, karena dengan kualitas yang kita punya maka kita berusaha untuk bangkit.
”Tidak ada apapun di dunia ini yang bisa menggantikannya. Bakatpun tidak; Banyak sekali orang berbakat yang tidak sukses. Kejeniusanpun tidak; Jenius yang tidak sukses sudah hampir menjadi olok-olokan. Pendidikanpun tidak; dunia ini penuh dengan orang terpelajar. Hanya kemauan dan ketabahan saja yang paling ampuh.”
Ketabahan, yakni kemampuan bangkit kembali untuk kesekian kalinya setelah terjatuh. Dalam benturan antara sungai dan batu, air sungai senantiasa menang bukan dengan kekuatan tapi dengan ketabahan. Seberapa jauh Anda jatuh tidak menjadi masalah, tetapi yang penting seberapa sering Anda bangkit kembali.
Apabila Anda dapat terus mencoba setelah tiga kegagalan, Anda dapat mempertimbangkan diri untuk menjadi pemimpin dalam pekerjaan Anda sekarang. Jika Anda terus mencoba setelah mengalami belasan kegagalan, ini berarti benih kejeniusan sedang tumbuh dalam diri Anda. Seperti Thomas Alfa Edison, saat ditanya, bagaimana ia bisa bertahan setelah ribuan kali gagal? Penemu bola lampu dan pendiri perusahaan kelas dunia, General Electric ini menjawab,
”Saya tidak gagal, tetapi menemukan 9994 cara yang salah dan hanya satu cara yang berhasil. Saya pasti akan sukses karena telah kehabisan percobaan yang gagal.”
Sungai Colorado mengalir tabah terus-menerus, melahirkan Grand Canyon. Charles Goodyear yang tekun, membuahkan ban yang memungkinkan kendaraan melaju kencang. Tabahnya Wright bersaudara membuahkan pesawat terbang. Bethoven, mengisi dunia dengan musik inspiratif, Dan, tentu, Thomas Alfa Edison, memberi kita cahaya listrik. Kesuksesan tergantung pada kekuatan untuk bertahan. Kurang tabah merupakan salah satu alasan orang gagal dalam bisnis, politik, dan kehidupan pribadi.
Menarik Hikmah, Jangan Menyerah
Anda tumbuh menjadi semakin dewasa dan bijaksana. Dulu Anda menanggung kegagalan secara pribadi. Ketika kulit Anda mulai berkerut sejalan dengan perjalanan usia, Anda cenderung belajar dari kesalahan - kesalahan Anda
Cheong Chonng Kong
Mengantisipasi bencana sejak dini, karakteristik seorang entrepreneur. Jangan biarkan kebanggaan dan sentimen mempengaruhi keputusan-keputusan Anda. Sebuah gagasan gagal, adalah pelajaran ada saat untuk bangkit kembali untuk mengejar target-target Anda berikutnya.
Babe Ruth, pemain baseball terkenal, tidak hanya mencetak 714 home run, namun dia juga pernah luput (strike out) 1330 kali. Ray Meyer, pelatih bola basket legendaris di DePaul University telah memimpin timnya memenangkan 37 musim, kompetisi. Saat timnya kalah, setelah kemenangannya yang ke-29, dia ditanya bagaimana perasaannya. “Luar biasa!” katanya. “Sekarang kami dapat mengkonsentrasikan diri bagaimana memenangkan permainan daripada memikirkan kekalahan ini.”
Kegagalan, jangan biarkan sebagai sesuatu yang final. Entrepreneur sejati, memandang kegagalan sebagai awal, batu loncatan untuk memperbaharui kinerja bisnis mereka di masa mendatang. Pemimpin tidak menghabiskan waktunya memikirkan kegagalan. Jadi? Ya, gagal bukan kiamat bisnis, tapi jangan kelewatan. Apalagi menjadi “kebiasaan”. Kerjakan yang mampu dilakukan, semakin terbatas sumber dana, Anda patut semakin bijaksana. fahami, kapan harus meminimalisasi kerugian.
Bila Jatuh, Cepatlah Bangkit
Di dunia kerja, yang disebut masalah sesungguhnya adalah kesempatan yang menunggu, dipungut.
Henry J. Kaiser
Belum yakin, kegagalan, hanyalah sebuah tikungan tajam yang menuntut ”kendaraan” usaha, sedikit mengurangi kecepatan, lalu di depan, begitu melihat ”jalan mulus peluang”, Anda bisa menebusnya dengan kecepatan yang lebih tinggi.
Bila Semuanya Gagal
Tekun, mengerahkan segenap daya, dan masih gagal juga. Apa yang harus kita lakukan?
Saat gagal menimpa, kendati lelah dan kecewa berat, jangan matikan energi kreatif Anda. Tetaplah berpikir kreatif. Sempurnakan produk yang ada, atau hasilkan produk baru atau usaha baru yang mungkin belum terpikirkan. Jangan terpaku pada karier dan keterampilan yang dimiliki, yang terlalu lama bersandar pada lingkungan di mana kita dibesarkan atau selama ini bergulat. Kadang kala apabila seseorang gagal setelah berusaha dengan tabah dan mengerahkan sepenuh tenaga untuk sekian lama, mungkin tiba saatnya ia mengkaji kembali bidang yang digeluti dan menilai apakah ia mampu untuk mendapatkan apa yang dinginkannya di bidang tersebut.
Banyak cara untuk mencapai tujuan hidup. Sebagian lebih cepat atau lebih lambat daripada yang lain. Sebagian kurang berisiko tetapi lebih lambat daripada yang lain. Saran kami, janganlah terlalu kaku mengatakan bahwa Anda tidak bisa berubah. Kadang kala dalam kehidupan kita terpaksa menekuni bidang usaha yang berlainan dan kita mesti menyesuaikan segala keterampilan dan bakat yang tidak kita peroleh dari bidang-bidang usaha di masa lalu. Lalu? Salurkan kekuatan itu di bidang usaha yang baru. Mungkin, kita dipaksa mempelajari keterampilan baru, sebagai konsekuensi menghadapi tantangan serba-baru itu.
Pernahkah Anda bertanya bagaimana orang Jepang bangkit kembali dari kehancuran PD II untuk menjadi pengusaha ekonomi yang unggul saat ini? Dulu, produk Jepang sempat dinilai murahan, tidak berkualitas, dan stigma jelek lainnya. Tapi sekarang, sulit bagi kita untuk hidup tanpa barang-barang buatan Jepang di dalam rumah kita. Ini tidak hanya berlaku di Negara kita saja, tetapi bahkan di seluruh dunia. Orang-orang Jepang tidak menciptakan mobil. Tidak juga kamera, kulkas, televisi, AC, mesin cuci, penghisap debu, film atau system perangkat audio berkualitas tinggi. Mereka tidak menciptakan banyak benda. padahal yang mereka lakukan ”hanyalah” meniru.
Hakikat :peniruan ala Jepang”, sarat pesan penting bagi calon entrepeneur. Di sana ada proses penyempurnaan tanpa kenal lelah, sampai akhirnya ”tiruannya” lebih baik dari aslinya! Mereka menggunakan ”kreativitas” untuk menyempurnakan barang yang sudah ada. Tak ada yang membantah, Jepang meraih suksesnya. Kultur entrepreneurship tumbuh subur di sana, menyebar menguasai dunia.
Jika Anda menyadari bahwa Anda tidak berhasil mencapai tujuan Anda pada suatu pekerjaan di mana Anda telah dilatih untuk melakukannya, latihlah atau lengkapi diri Anda dengan pekerjaan yang memberi peluang meraih yang lebih baik di masa depan. Janganlah gantungkan diri Anda pada satu keterampilan saja. Sebagai manusia, Tuhan memberi kita kemampuan untuk mempelajari keterampilan baru dan menerjuni bidang usaha lain. Jangan ”hidup-mati” Anda gantungkan pada satu bidang saja. Orang lain bisa sukses. Anda tentu juga bisa. hanya saja, ada yang lekas tercapai, ada yang masih berliku.
”Jangan malu karena gagal”
Tengok kiri-kanan Anda. Produk Cina, membanjiri negeri ini. Bayangkan, seperti apa sepuluh atau duapuluh tahun yang akan datang? Akankah ini kita terima sebagai ”keharusan ekonomi”? Tidakkah Anda mulai berpikir hal yang sebaliknya? Anda bisa!
HIKMAH
Pemaparan ini memberikan kita pelajaran bahwa dalam bisnis kita harus kerja keras, kecerdikan, kehati-hatian, kecermatan membaca peluang dan kesiapan menghadapi kegagalan maupun keberhasilan. keberhasilan. Ini dicapai, tentu setelah melewati keberhasilan demi keberhasilan kecil, seperti keberhasilan menyingkirkan kesulitan dan bahaya. Bagi pengusaha sejati, “Berani Gagal” berarti “Berani Belajar”. Dengan gagal dan dengan belajar, pengusaha tumbuh menjadi orang yang lebih baik dan belajar bagaimana menciptakan kekayaan sejati. Gagal atau keberhasilan, bukan menjadi satu-satunya alasan menghargai atau meremehkan wirausahawan. Kita harus tetap mentransfer sikap-sikap arif, bahwa dalam setiap kegagalan selalu ada pelajaran berharga. Seorang bijak berkata,”sukses hanyalah pijakan terakhir dari tangga kegagalan.” Yang diperlukan untuk menghadapi kegagalan adalah kita harus bangkit atau bangun setalah jatuh.
Jangan ukur seseorang dengan menghitung berapa kali dia jatuh, ukurlah ia dengan beberapa kali dia sanggup bangkit kembali. Yang bisa membuat kita bangkit adalah hanya kemauan dan ketabahan. Jangan biarkan kebanggaan dan sentimen mempengaruhi keputusan-keputusan Anda. Entrepreneur sejati, memandang kegagalan sebagai awal, batu loncatan untuk memperbaharui kinerja bisnis mereka di masa mendatang. Belum yakin, kegagalan, hanyalah sebuah tikungan tajam yang menuntut ”kendaraan” usaha, sedikit mengurangi kecepatan, lalu di depan, begitu melihat ”jalan mulus peluang”, Anda bisa menebusnya dengan kecepatan yang lebih tinggi. Saat gagal menimpa, kendati lelah dan kecewa berat, jangan matikan energi kreatif Anda. Tetaplah berpikir kreatif, sempurnakan produk yang ada, atau hasilkan produk baru atau usaha baru yang mungkin belum terpikirkan. janganlah pernah mengatakan bahwa Anda tidak bisa berubah.

PERLUNYA PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN

Kecenderungan yang terjadi pada masyarakat, kebanyakan dari mereka lebih menginginkan pekerjaan yang mapan setelah menyelesaikan pendidikannya. Mereka tidak mau mengawali kehidupan setelah lulus dengan memulai suatu usaha. Kesuksesan seseorang mereka lihat dari ukuran seberapa makmur kehidupan orang tersebut, berapa besar gaji yang diperolehnya, apakah ia sudah memiliki mobil mewah atau rumah yang indah. Padahal, sukses tidaknya seorang wirausahawan bukan dilihat dari sudut pandang kemakmuran dan kesejahteraan seseorang. Namun lebih dinilai dari usaha apa yang telah diperbuat dalam pekerjaannya, baik itu dengan memulai suatu usaha sendiri atau lewat pekerjaan yang digelutinya.
Pendidikan kewirusahaan sekarang ini cenderung kepada bagaimana memulai suatu usaha dan mengelola usaha tersebut dengan baik. Wirausaha bukan berarti harus memiliki suatu usaha. Wirausahawan secara umum adalah orang-orang yang mampu menjawab tantangan-tantangan dan memanfaatkan peluang-peluang yang ada. Bekerja keras unutk menjawab tantanga-tatangan yang ada dan memanfaatkan peluang-peluang yang ada dengan sebaik-baiknya tanpa harus melanggar aturan dan etika yang ada.
Pendidikan kewirausahaan sangatlah penting bagi wirausaha, agar mereka tidak meraba-raba dalam melakukan bisnis mereka. Dengan adanya pendidikan maka mereka akan mempertimbangkan semua yang akan mereka lakukan dengan matang. Pendidikan akan membentuk para wirausahawan atau pebisnis yang handal dan tangguh. Siap menghadapi tantangan yang akan mereka hadapi. Besar kecilnya resiko akan mereka pertinmbangkan matang-matang, melakukan segala hal dengan petunjuk yang mereka ketahui tanpa adanya kebimbangan yang tidak pasti.

HIKMAH

Dari penjelasan diatas bisa kita ambil kesimpulan bahwa pendidikan kewirausahaan sangatlah penting. Baik itu ikut pelatihan, kursus ataupun yang ada pada materi kuliah, sehingga para pebisnis akan mempunyai bekal yang cukup dan memadai untuk memeulai dan bergelut dalam usaha/bisnis.

PENTINGNYA SIKAP POSITIF WIRAUSAHA

Ada beberapa karakteristik yang harus dibangun dan dipertahankan untuk bisa sukses dalam berbisnis yaitu :
1. Rasa tanggungjawab yang besar
Seorang pebisnis harus mempunyai rasa tanggung jawab yang besar terhadap perusahaannya, karyawannya dan semua fasilitas yang ada pada perusahaannya.
2. Disiplin
Disiplin mutlak ada dalam suatu bisnis, tanpa adanya disiplin maka apa jadinya sebuah usaha atau bisnis. Maka suatu bisnis akan tidak teratur dan terkendali dan bahkan akan gulung tikar.
3. Bersikap jujur
Kejujuran dalam suatu bisnis haruslah dijunjung tinggi agar bisnis tersebut mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Kepercayaan masyarakat akan menentukan kelanggengan bisnis tersebut.
4. Memiliki kredibilitas tinggi
Kemampuan seorang wirausahawan sangatlah dibutuhkan agar perusahaan tersebut bisa berkembang dengan baik.
5. Menggunakan akal sehat
Menggunakan akal sehat dalam segala urusan yang ada pada semua ruang lingkup perusahaan agar hasilnya bisa maksimal.
6. Memiliki energi dan stamina yang tinggi
Energi dan stamina sangat dibutuhkan agar dalam bekerja selalu ada semangat untuk memperjuangkan sebuah usaha dan mengembangkannya.
7. Setia dan tabah dalam menghadapi segala situasi.
Setia dan tabah akan membuat seorang wirausahawan tetap bertahan seperti batu karang, tabah dalam kondisi apapun yang dihadapi seorang pebisnis.
Supaya hasilnya bisa optimal dalam kehidupan bisnis maka perlu memperhatikan :
1. Jangan putus asa, bangkitkan sikap optimis dan pantang menyerah,
2. Perbanyak dan pelihara hubungan silaturahmi kepada siapa pun,
3. Menuntut ilmu baik formal dan non formal, belajar, belajar dan belajar! Karena dengan ilmu kita akan mendapatkan petunjuk dalam mengerjakan sesuatu.
4. Belajar pada orang sukses, contoh adalah pelajaran yang terbaik,
5. Adil dan jujur, kejujuran membawa kebaikan dan sangat dihormati serta dihargai.
6. Sabar tekun dan tabah. Sikap ini menimbulkan sikap kesiagaan yang terus menerus .
7. Bekerja mencontoh orang lain seharusnya kita lebih bisa, karena melihat orang lain pernah melakukannya.

HIKMAH

Bisa kita simpulkan bahwa wirausahawan harus mempunyai sikap positif, karena sikap positif tersebut akan membawa kepada kesuksesan sebuah usaha. Oleh karena itu kembangkanlah sikap positif pada diri kita sebaik mungkin dan jauhkanlah sikap negatif yang hanya akan merusak bisnis dan kehidupan kita.

KECERDASAN EMOSIONAL ENTREPRENEUR

Mengedepankan kecerdasan emosi kita dalam bisnis itu adaIah hal yang mutlak. Anda pikir Anda sudah mempunyai apa yang diperlukan untuk menjadi seorang wiraswastawan? Anda sudah baca semua kisah sukses tentang orang lain dan itu membuat anda ”bersemangat”? Benar, kalau itu terjadi, tiba saatnya untuk menjadi boss bagi diri Anda sendiri. Tapi, apakah Anda sudah siap meninggalkan pekerjaan yang bagus dan nyaman dengan gaji bulanan, kantor modern, sekretaris yang efisien, dan perasaan aman yang datang pada saat Anda bekerja untuk sebuah organisasi yang mapan? Atau Anda yang belum bekerja dan ingin buka usaha sendiri dan masih bingung apa yang akan Anda lakukan? Atau tidak adanya keberanian?
Diperlukan keberanian besar untuk memulai sebuah usaha. Masih yakinkah Anda mempunyai segala sesuatu yang akan mengantarkan Anda menjadi seorang wiraswastawan sukses? Lalu apa yang akan Anda kerjakan? Peraturan pertama kewirausahaan, latihlah diri Anda untuk melihat kekosongan atau celah di pasar, lalu mengisinya.
Lihatlah sekeliling Anda. Lihatlah orang di jalanan, mereka yang duduk di belakang mesin jahit, pelayanan apa yang akan dia berikan? Lihatlah wanita perempuan penjual sate ayam di dekat penginapan murah itu, mengapa ia pilih lokasi itu? Bagaimana dengan hotel baru di jalan utama itu, mengapa bisa begitu sukses? Bagaimana dengan orang yang bekerja di bagian komputer itu bisa sangat sukses dalam bisnis program perangkat lunaknya sendiri?
Ada satu jawaban singkat untuk semua pertanyaan ini: bisnis ini eksis karena ada yang membutuhkan mereka. Tidak peduli apakah Anda berusaha dengan paha ayam, rumah makan bagus atau website. Atau, apakah Anda berbicara tentang putaran harian Rp100.000 atau Rp.100.000.000. Dari mulai Jakarta Pusat, Sumatera, Sulawesi Kalimantan dan Papua, prinsipnya sama:
· Keberhasilan dalam bisnis
· Bekerja dengan prinsip
· Menemukan sebuah kekosongan
· Dan mengisinya!
Yang terpenting dalam berbisnis adalah mereka jeli melihat peluang, kekosongan dan mengisinya. Lalu mengapa bukan Anda yang melakukan ini? Jika Anda yang pertama menawarkan kepada publik sesuatu yang dibutuhkan publik dan tidak didapatkan dari orang lain, atau jika Anda berhasil mengantisipasi sebuah kebutuhan di masa depan, Anda memiliki sebuah kesempatan bagus untuk menjadi kaya. Sampai saat adanya kompetisi, Anda akan memiliki semua pasar itu sendirian.
Sejarah memberikan banyak contoh wiraswastawan yang menjadi sukses dengan memenuhi atau mengantisipasi kebutuhan akan produk baru. Isaac Merit Singer memproduksi mesin jahit yang cocok untuk bekerja di ruang terbatas, bahkan di dalam kamar sekalipun. Henry Ford memakai metode jalur perakitan untuk memproduksi mobil yang bisa dibeli orang biasa. George Eastman melihat kebutuhan akan kamera kecil yang bisa dibawa-bawa. Ray Krock dari Mc Donald melihat potensi usaha waralaba makanan cepat saji.
Dari mana datangnya gagasan-gagasan seperti itu? Ada tiga macam sumber gagasan.
Pertama, pekerjaan Anda. Pekerjaan yang sudah Anda kerjakan bisa menjadi sebuah potensi sumber gagasan, Karena disitulah naluri bisnis Anda sudah dikembangkan.
Kedua, hobi atau minat Anda di luar pekerjaan, karena itu adalah sebuah wilayah lain dimana Anda memiliki suatu perasaan alamiah.
Sumber ketiga, adalah apa yang sering disebut orang sebagai ”observasi pejalan kaki”, atau mengenali sebuah peluang melalui suatu perjumpaan biasa, atau suatu insiden dalam kehidupan sehari-hari Anda.
Kalau Anda yang pertama, maka Anda tidak harus brilian. Nanti Anda akan memiliki waktu untuk mengembangkan dan memperbaiki segala sesuatu yang pernah Anda lakukan. Tapi ketika yang lain mulai berkompetisi dengan Anda, maka Anda harus menjadi yang terbaik.
Bekerja Keras dan Tekun
Nasib seorang wiraswastawan tidak mudah. Anda harus bekerja keras dan tekun dalam bekerja. Namun, karena Anda bekerja disebagian besar waktu Anda, pasti ada harga yang harus dibayar. Korban pertama adalah kehidupan sosial Anda. Waktu untuk berkencan, untuk keluarga, bahkan untuk bersenang-senang tidak akan Anda miliki pada masa-masa awal menjalankan bisnis Anda.. Bisa-bisa ini menjadi sebuah kehidupan yang sunyi.
Dalam keadaan seperti ini Anda sangat beruntung apabila memiliki kekasih atau seorang istri yang setia menemani dalam suka maupun duka. Karena menjadi seorang wirausahawan juga adalah masalah daya tahan. Seperti mendung di musim hujan. Setelah hujan pun turun, langit akan menjadi cerah kembali.
Keberhasilan dan kemajuan manusia dimuka bumi ini tergantung pada usahanya. Semakin keras ia bekerja, semakin tekun ia memperjuangkan hidup ini, maka ia akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia usahakan. Alam tidak mengenal pemisahan manusia, antara laki-laki dan perempuan, antara yang hitam dan putih, bahkan antara yang muslim dan kafir; masing-masing dari mereka diberi balasan atas apa yang dikerjakannya. Barang siapa bekerja keras dan dengan ketekunan ia akan mendapatkan balasannya sesuai dengan apa yang meeka kerjakan. Prinsip ini berlaku untuk setiap orang dan juga untuk semua bangsa. Kita harus menjadi pekerja yang cerdas (smart-worker), mempunyai disiplin yang tinggi, produktif dan inovatif. Produktivitas timbul akibat gabungan dari kerja manusia dan kekayaan bumi yang ada.
  • Banyak orang yang mencapai sukses berkat banyaknya kesulitan dan kesukaran yang mesti mereka hadapi. (Burn).
  • Bukanlah yang kuat, tetapi yang uletlah yang menjadikan mereka manusia besar.Nunse). (
Fokus
Logika ”focusing”, meminjam fenomena matahari. Mahakarya Tuhan ini, sumber energi yang amat kuat, yang setiap jamnya menyinari bumi dengan jutaan kilowatt energi. Siapa pun, bisa ”mandi matahari” berjam-jam dengan resiko yang ringan. Bagaimana dengan laser? Seberkas sinarnya, adalah energi lemah. Ia hanya membutuhkan beberapa kilowatt energi tetapi bisa difokuskan menjadi sebuah pancaran cahaya yang koheren. Dari seberkas cahaya laser, temuan ilmuwan bisa menggunakannya untuk memotong baja sampai mematikan sel kanker.
Beralih pada perbincangan sebuah usaha. Anda bisa menciptakan efek yang sama: sebuah kemampuan kuat laksana laser untuk mendominasi sebuah pasar. Itulah yang kami maksud sebagai ”tindakan memfokuskan”. Ketika sebuah usaha menjadi tidak fokus, ia akan kehilangan kekuatannya. Usaha itu menjadi seperti matahari, menyebarkan energinya terlalu banyak produk, di pasar yang terlalu luas.
Konsentrasi, kemampuan untuk memberikan perhatian penuh kepada tugas yang dihadapi, dan dalam jangka panjang, berkonsentrasi pada suatu karier, merupakan satu segi dari fokus. Tetapi bukan hanya itu. Segi lainnya, intensitas. Intensitas melibatkan kemampuan untuk menyalurkan sejumlah besar tenaga pada tugas yang dihadapi. Menjalankannya sebagai kebiasaan, akan meningkatkan karier Anda. Secara analog, fokus mempunyai pengaruh yang sama terhadap pekerjaan seseorang. Prioritas, masuk dalam gagasan fokus. Jangan segan-segan mengubah dan menaruh yang paling penting sebagai nomor satu jika sesuatu yang tak terduga muncul. Bekerjalah atas dasar prioritas.
Membahas soal fokus, bisa kita mengutip pendapat Eugene Grisham dalam Achievement Factor, buku best seller dunia itu. Ia bercerita tentang faktor-faktor sukses hasil wawancara bertahun-tahun dengan tokoh-tokoh sukses dunia. Kesimpulan buku itu cuma satu: “Untuk sukses besar dalam suatu bidang, apapun bidangnya, dibutuhkan waktu setidaknya sepuluh tahun dengan tetap berfokus pada bidang tersebut.”
Bak air yang menetesi sebuah batu, setetes demi setetes; hari berganti hari, tahun berganti tahun, pada saatnya, kita akan terkaget-kaget melihat kenyataan bahwa batu tersebut telah menjadi cekung hanya karena tetesan air.
Tahukah Anda, apa rahasia
nomor satu sukses? Prioritas.
Helen Gurley Brown
Tentukanlah apa prioritas puncak dalam pekerjaan dengan berpikir secara cermat untuk apa perusahaan yang sedang Anda geluti. Banyak orang membuat kesalahan dengan bekerja keras untuk tiap tugas yang mereka hadapi, tanpa atau dengan sedikit sekali memperhitungkan pentingnya tugas-tugas itu. Pada akhir hari, mereka akan sangat kelelahan, sambil memuji diri sendiri karena semua pekerjaan sudah diselesaikan. Sayangnya, ada saja yang tanpa sadar sudah membelakangkan pekerjaan penting (important) dan mendesak (urgent). Agar pekerjaan Anda yang sedang Anda lakukan lebih mudah maka Anda harus bisa memprioritaskan pekerjaan tersebut, agar nantinya Anda bisa fokus dan konsentrasi dan lebih mudah mengerjakannya.

HIKMAH



Penjelasan diatas memberikan pelajaran kepada kita bahwa kita harus mengedepankan kecerdasan emosi kita dalam bisnis itu adaIah hal yang mutlak. Peraturan pertama kewirausahaan, latihlah diri Anda untuk melihat kekosongan atau celah di pasar, lalu mengisinya. Untuk memulai sebuah usaha prinsipnya sama: keberhasilan dalam bisnis, bekerja dengan prinsip, menemukan sebuah kekosongan dan mengisinya! Ada tiga macam sumber gagasan. Pertama, pekerjaan Anda. Pekerjaan yang sudah Anda kerjakan bisa menjadi sebuah potensi sumber gagasan, Karena disitulah naluri bisnis Anda sudah dikembangkan. Kedua, hobi atau minat Anda di luar pekerjaan, karena itu adalah sebuah wilayah lain dimana Anda memiliki suatu perasaan alamiah. Sumber ketiga, adalah apa yang sering disebut orang sebagai ”observasi pejalan kaki”, atau mengenali sebuah peluang melalui suatu perjumpaan biasa, atau suatu insiden dalam kehidupan sehari-hari Anda. Dalam suatu pekerjaan kita harus menjadi pekerja keras, tekun, cerdas dalam bekerja, disiplin, produktif dan inovatif. Selain itu kita harus fokus dalam pekerjaan.
Photobucket